JABARONLINE.COM - Ketegangan sempat terjadi di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/3/2026), saat puluhan pengemudi angkutan umum jurusan Sukabumi–Bogor melakukan aksi menghentikan sejumlah kendaraan travel yang diduga beroperasi tanpa izin.
Aksi tersebut dilakukan para sopir sebagai bentuk protes atas maraknya kendaraan travel gelap yang dinilai semakin mengurangi jumlah penumpang angkutan resmi di jalur tersebut.
Awalnya para sopir berkumpul di sekitar Terminal Cibadak. Namun, seiring berjalannya waktu mereka memindahkan titik aksi ke Kampung Sundawenang, tepatnya di depan Rumah Makan Citra Rasa.
Koordinator aksi, Rudi, mengatakan kemunculan travel ilegal di jalur Sukabumi–Bogor sudah lama dikeluhkan para sopir angkutan umum. Kondisi itu, menurutnya, semakin terasa dalam beberapa hari terakhir karena jumlah penumpang terus menurun.
“Ini bentuk kekesalan para sopir. Travel gelap makin banyak, sementara penumpang angkutan resmi terus berkurang. Beberapa hari ini sopir colt jurusan Sukabumi-Bogor bahkan hampir tidak mendapatkan penumpang,” kata Rudi di lokasi.
Para sopir pun meminta pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah tegas terhadap kendaraan travel ilegal yang beroperasi di jalur tersebut.
“Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah. Travel yang tidak memiliki izin harus ditertibkan,” tegasnya.
Selama aksi berlangsung, beberapa kendaraan travel yang melintas sempat dihentikan oleh para sopir. Penumpang kemudian diminta turun dan diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum.
Rudi menjelaskan, penumpang dengan tujuan Surade dialihkan menggunakan angkutan colt menuju Terminal Jalur, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kendaraan elf menuju wilayah Pajampangan.