JABARONLINE.COM – Kamis (29/01/2026), Kunjungan Kepala Staf Presiden (KSP) M. Qodari ke Dermaga Tempat Pelelangan Ikan Palabuhanratu berlangsung hangat dan penuh makna. Didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, A.Pi., M.P., rombongan disambut meriah oleh para nelayan dan pedagang ikan setempat.

Sukabumi Mubarokah: Nilai yang Hidup di Pesisir

Sukabumi Mubarokah bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang nyata dalam keseharian masyarakat pesisir. Di Palabuhanratu, hasil laut tidak pernah dianggap sia-sia. Ikan diolah menjadi berbagai produk bernilai, seperti pempek dan bakso ikan, yang membawa kebahagiaan, keberlanjutan, dan kesejahteraan bagi keluarga serta komunitas.

Dialog Hangat Bersama Nelayan

Dalam suasana penuh canda, Qodari membuka obrolan ringan tentang potensi olahan ikan lokal.

“Pak Moko ini pintar, istrinya orang Palembang. Itu ikan lisong bisa nggak dibikin jadi pempek?” ujarnya, disambut tawa riang nelayan dan Sri Padmoko.

Percakapan berlanjut dengan cerita nelayan bahwa hasil laut Palabuhanratu juga banyak diolah menjadi bakso ikan yang digemari masyarakat. Obrolan ringan ini mencairkan suasana, membuat nelayan merasa dekat dengan pejabat yang hadir.

Antara “Feeling” dan Teknologi Fish Finder

Saat berdialog di atas perahu, seorang nelayan mengungkapkan bahwa ia lebih mengandalkan “feeling” dalam menentukan titik ikan. Menanggapi hal itu, Qodari memperkenalkan teknologi Fish Finder, perangkat sonar yang mampu mendeteksi keberadaan ikan, kedalaman air, dan kontur dasar laut.