JABARONLINE.COM – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari bersama tim melakukan kunjungan kerja ke Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungan tersebut, KSP meninjau langsung Pelabuhan Perikanan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta berdialog dengan nelayan dan pedagang ikan setempat, Kamis (29/01/2025).

Isu Krusial: Pendangkalan dan Fasilitas Perikanan

Dalam dialog, sejumlah persoalan utama mengemuka, di antaranya pendangkalan perairan pelabuhan yang mengganggu aktivitas keluar-masuk kapal nelayan, serta keterbatasan fasilitas cold storage. Muhammad Qodari menegaskan, “Yang utama, kalau saya simpulkan, adalah persoalan pendangkalan di tempat pelelangan ikan ini. Ditambah kebutuhan lainnya seperti cold storage, ini yang akan kita sampaikan dan kawal agar bisa ditindaklanjuti bersama kementerian terkait dan pemerintah daerah.”

Qodari menekankan bahwa meski KSP bukan kementerian teknis, peran KSP adalah memastikan persoalan di lapangan dapat ditindaklanjuti dan dikawal dalam kerangka program prioritas Presiden.

Isu Krusial : Pendangkalan dan Fasilitas Perikanan 

Dalam kesempatan yang sama, Sarwono, A.Pi, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu sejak 26 Maret 2025, menyampaikan dengan penuh semangat kondisi aktual nelayan. Ia membeberkan persoalan mulai dari musim paceklik hingga pendangkalan dermaga yang menghambat aktivitas melaut. Sarwono berharap aspirasi nelayan Palabuhanratu dapat ditindaklanjuti dengan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan pusat.

Dukungan Pendidikan untuk Anak Nelayan

Selain menyerap aspirasi, kunjungan kerja ini juga diisi dengan pemberian bantuan pendidikan. Bersama Ketua Umum Para Raja, Amar Ma’ruf, KSP menyerahkan secara simbolis beasiswa pendidikan tinggi S1 kepada 25 putra-putri nelayan Palabuhanratu. Bantuan ini diharapkan memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di komunitas nelayan.

Sinergi Pemerintah Daerah