JABARONLINE.COM - Kawasan wisata Pantai Tenda Biru di Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan. Di balik ramainya wisatawan dan menjamurnya warung musiman, muncul kekhawatiran terkait status kawasan yang disebut-sebut memiliki nilai sejarah, Kamis, 26 Maret 2026.
Seorang warga tua asli Surade yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa lokasi yang kini ramai dijadikan tempat berjualan itu dulunya dikenal sebagai kawasan penting yang berkaitan dengan benteng pertahanan pada masa kolonial Belanda.
“Dulu itu bukan tempat sembarangan. Di sana ada sejarahnya. Bahkan ada sisa-sisa bangunan peninggalan Belanda. Makanya sebenarnya tidak boleh bebas dijadikan tempat jualan atau aktivitas lain,” ujarnya saat ditemui.
Menurutnya, kawasan tersebut semestinya dijaga ketat karena pernah digunakan sebagai area yang berkaitan dengan pertahanan, bahkan disebut pernah menjadi lokasi latihan militer.
“Harusnya kawasan itu dipagari kawat dan dijaga. Itu dulu tempat benteng pertahanan, bukan tempat bebas untuk aktivitas apa saja,” katanya.
Namun kondisi di lapangan saat ini jauh berbeda. Dari pantauan di lokasi, area sekitar Pantai Tenda Biru justru dipenuhi warung-warung musiman yang muncul setiap musim libur, terutama setelah Lebaran.
Berbagai jenis dagangan terlihat dijajakan oleh pedagang, mulai dari makanan ringan hingga kuliner seperti bakso. Keberadaan warung-warung tersebut dinilai semakin menjamur setiap tahunnya.
Warga tersebut menyayangkan kondisi itu karena dinilai dapat mengaburkan nilai sejarah yang seharusnya dijaga dan dilestarikan.
“Sekarang malah warung-warung merajalela. Walaupun katanya musiman, tetap saja tidak seharusnya begitu kalau memang itu kawasan yang punya sejarah,” tuturnya.