JABARONLINE.COM - Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis kembali digelar di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Aksi kemanusiaan yang diinisiasi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Jajah Junajah (Junajah Jajah Nurdiansyah). Ia hadir didampingi jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi serta pengurus PAC setempat.
Dalam keterangannya, H. Jajah Junajah yang bertugas di Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi pengawasan dan legislasi, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Dua Perusahaan di Cicurug
“Sebagai wakil rakyat, kami harus hadir langsung melihat kondisi masyarakat. Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Kegiatan pengobatan gratis ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami kepada warga,” ujarnya.
Diketahui, Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi membidangi sektor perekonomian dan keuangan daerah, termasuk perindustrian, perdagangan, serta pertanian dan perkebunan. Meski demikian, Jajah menilai persoalan kesehatan masyarakat juga berkaitan erat dengan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Sementara itu, jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus digelar secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Warga Desa Citepus tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah, konsultasi medis, hingga pemberian obat secara cuma-cuma. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi bagi kami yang terkendala biaya untuk berobat,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga dalam aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.***