JABARONLINE.COM - Kerusakan parah pada jalan menuju objek wisata Geyser Cipanas di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, memicu aksi gotong royong warga. Karena tak kunjung diperbaiki, masyarakat bersama pedagang setempat akhirnya mengumpulkan dana secara swadaya untuk menambal jalan berlubang.

Kerusakan terlihat di ruas jalan Cipanas-Cisolok sekitar kilometer dua. Permukaan aspal banyak yang terkelupas hingga menyisakan batu kerikil dan lubang cukup dalam yang membahayakan pengendara.

Kondisi tersebut memaksa pengendara sepeda motor melaju pelan dan berkelok untuk menghindari lubang. Bahkan warga memasang penanda darurat dari bambu di beberapa titik agar pengendara tidak terjebak lubang, terutama saat malam hari ketika kondisi jalan gelap tanpa penerangan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Cisolok, Yusuf Supriadi, mengatakan kegiatan perbaikan dilakukan secara swadaya oleh warga selama dua hari terakhir.

“Sudah dua hari kami kerja bakti. Kemarin kami urug lubang pakai beskos, hari ini kami tambal dengan semen di titik yang paling parah,” kata Yusuf saat ditemui di lokasi, Selasa (17/3/2026).

Puluhan warga terlihat bergotong royong memperbaiki jalan. Sebagian mengangkut material menggunakan sekop, sementara lainnya meratakan campuran semen untuk menutup lubang di badan jalan.

Menurut Yusuf, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung hampir satu tahun dan berdampak langsung terhadap sektor pariwisata di wilayah tersebut.

“Banyak wisatawan yang mengeluh karena akses jalannya rusak. Mereka bilang setiap masuk tetap bayar retribusi, tapi kondisi jalannya tidak pernah diperbaiki,” ujarnya.

Akibatnya jumlah kunjungan wisata ke kawasan Geyser Cipanas menurun drastis. Kondisi itu turut memengaruhi perekonomian warga Desa Wangunsari yang sebagian menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata.