JABARONLINE.COM — Pemerintah Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, mulai melakukan persiapan intensif menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan yang diprediksi akan meningkat signifikan.
Camat Cikelet, Muhrom Suhandi, menyatakan bahwa kawasan wisata Pantai Santolo menjadi perhatian utama karena selalu menjadi destinasi favorit setiap libur Lebaran. Untuk memastikan kelancaran di lapangan, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektoral.
“Pemerintah Kecamatan Cikelet sudah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Satpol PP, aparat desa, hingga pengelola wisata untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan di area pantai. Kami ingin memastikan pengunjung dapat berwisata dengan aman dan nyaman,” ujar Muhrom, Senin (16/3/2026).
Selain pengawasan area wisata, pemerintah setempat juga mendukung penyediaan pos pengamanan terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis. Beberapa di antaranya meliputi Pos Pam Aju di kawasan Pantai Santolo serta Pos Pam Pelayanan di sekitar Pantai Karangpapak.
Tak hanya bagi wisatawan, perhatian juga diberikan kepada para pemudik. Kantor Kecamatan Cikelet akan disiapkan sebagai tempat singgah sementara atau rest area bagi masyarakat yang membutuhkan tempat beristirahat di tengah perjalanan.
Dalam kesempatan tersebut, Muhrom mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan selama masa libur Idul Fitri.
“Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Santolo, diharapkan selalu mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Terkait kebijakan operasional, Muhrom menginformasikan bahwa mulai 10 Maret 2026, akses masuk ke Pantai Santolo kembali diberlakukan tarif berbayar yang dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Garut. Melalui persiapan matang ini, perayaan Idul Fitri tahun ini diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.