JABARONLINE.COM - Nama Haji Monas (atau akrab disapa Cep Monas) mendadak menjadi perbincangan hangat. Praktisi kesehatan vitalitas asal Cisolok, Kabupaten Sukabumi ini baru saja menerima apresiasi luar biasa dari seorang pasien berupa satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakar terbaru seharga Rp 700 juta.

Namun, di balik keberuntungannya tersebut, Haji Monas adalah pewaris keahlian legendaris yang telah menjaga reputasi keluarganya selama hampir satu abad.

Titisan Langsung Sang Legenda

Haji Monas bukanlah pemain baru. Ia adalah cucu kandung dari almarhumah Mak Irot, sang pionir pengobatan vitalitas Indonesia, dan putra dari H. Royani. Kepada awak media, ia menegaskan posisinya sebagai penerus sanad pengobatan yang paling awal di wilayahnya.

"Pengobatan Haji Royani dan Hajah Mairot ini pengobatan paling tua dan dituakan dari segi keilmuan. Ini awal mula berdirinya pengobatan khusus kejantanan dari Palabuhanratu, Cisolok, Sukabumi. Saya bertanggung jawab penuh atas pernyataan ini karena kami punya sejarah legendaris," tegas Haji Monas.

Di tengah maraknya prosedur medis modern yang berisiko, Haji Monas tetap teguh pada jalur tradisional. Ia menjamin keamanannya karena seluruh proses dilakukan secara alami.

"Haji tidak menggunakan suntik silikon, tidak menggunakan vakum, dan tidak menggunakan bahan kimia. Metodenya berbasis kearifan lokal, secara alami dan tradisional. Ilmu khusus turun-temurun dari orang tua," jelasnya.

Terapi yang dijalankan berfokus pada pemulihan stamina, menangani keluhan ejakulasi dini, impotensi, hingga memperbaiki ukuran secara maksimal. 

"Istilahnya bikin gagah perkasa untuk keharmonisan hubungan suami istri," tambahnya.